Kalau diam itu ternyata dalam keadaan tertentu sangat baik...ya laku'in aja. Malahan hemat energi kaya lampu ama iklan PLN aja...hemat energi.
Kadang kala kita dipaksa untuk mengikuti keadaan yang sebenarnya kita sudah tau kita harus kesana. Iya, udah tau kalu diam itu bisa lebih baik. dikasih mulut sich iya untuk ngomong, coba stop bicara apalagi mencela, coba bicara untuk memuji muji walaupun itu memuakan kalu terus menerus. Ya puji yang bener lah. ngga juga melebih-lebihkan, kalu cantik ya bilang cantik, kalu manis ya bilang teh nya manis. Kalu baik melakukan sesuatu walaupun hasilnya bukan sesuatu yang fantastis, ya katakanlah baik.
Sampai kapan diam?? Ambil nafas panjang, hembuskan panjang lebar biar luas. Pikir positifnya dan renungkan sejenak. ga perlu complicated banget, kalau perlu pergilah beli ice cream biar hati sejuk dan tenang setenang ice di kutub utara. tapi sehangat matahari pagi ..hatinya.
Kalau ini sudah kita dapatkan, pasti diam itu berakhir. Tetap tidak lupa untuk hal-hal positif di depan dan ke depan. Ga rugi kan. Ada waktunya kita dapatkan yang kita mau, dan ini bagian dari memperjuangkan yang kita mau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar