Sharing cerita yang saya dapat dari milis...jadi tulisan ini adalah copy paste dari milis yang juga tidak tahu sumbernya dari mana. Cerita yang sederhana tapi bagus banget, jadi sayang kalau tidak didokumentasi-kan dengan baik.
Seorang dokter yang bertugas di sebuah desa sedang berkeliling ke rumah warga lalu mampir di seorang petani, ia terkesan oleh kepandaian dan sikap ramah dari anak si petani yang menyambut kedatangannya. Usianya kira-kira 5th, sang dokter penasaran mengapa anak itu begitu ramah. Tak lama ia menemukan jawabannya, saat ibu anak itu tengah sibuk di dapur mencuci piring-piring dan perkakas dapur yang kotor, si anak datang kepadanya dengan membawa sebuah majalah
"Bu, apa yg sedang dilakukan pria dalam foto ini?" Tanyanya.
Sang dokter tersenyum kagum ketika melihat ibu anak itu segera mengeringkan tangannya, duduk di kursi, memangku anak itu dan menghabiskan waktu selama sepuluh menit untuk menerangkan serta menjawab berbagai pertanyaan buah hatinya.
Setelah anak itu beranjak pergi sang dokter menghampiri ibu itu dan berujar," 'kebanyakan ibu tidak mau diganggu saat ia sedang sibuk? Mengapa ibu tidak seperti itu?"
Dengan senyum si ibu menjawab," Saya masih bisa mencuci piring dan perkakas kotor itu selama sisa hidup saya, tetapi pertanyaan pertanyaan polos putra saya mungkin tidak akan terulang sepanjang hidup saya.
"JANGANLAH KITA SEBAGAI ORANG TUA MENJADI TERLALU SIBUK DENGAN PEKERJAAN, HOBI, HEWAN KESAYANGAN DAN LAIN-LAIN SAMPAI-SAMPAI BEGITU SEDIKIT BAHKAN....TIDAK ADA WAKTU TERSISA UNTUK BERCENGKRAMA, BERBICARA, BERMAIN BERSAMA DENGAN ANAK.
Jika anak menghampiri Anda dan ingin mengajak berbicara, sebaliknya "Hentikan" apapun yg sedang anda dilakukan dan jadilah pendengar yang baik bagi dia. Sadarlah bahwa mungkin itu tidak akan pernah datang lagi. Anda tahu bahwa anak Anda sedang tumbuh besar saat mereka mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang ada jawabannya :)
MY CUBICLE
Mendengar dengan hati
Entri Populer
-
Film bagus banget, menyentuh banget. Cerita seseorang yang mendedikasi kan hidupnya....apa ya tepatnya, seseorang yang menyerahkan hidupny...
-
Sebulan kurang satu hari Januari 2011 berlalu, selanjutnya harus lebih sukses. Judul manies di salah satu halaman Kompas mengenai resolusi ...
Minggu, 15 Mei 2011
Sabtu, 14 Mei 2011
Katanya "business owner"
maksudnya omongannya business owner alias pemilik bisnis, yang jelas punya modal uang, pengetahuan ama ketrampilan kerja.
Alih-alih mikir. ternyata sudah 3x saya ngalamin yang namanya kerja ama business owner langsung. Lucunya semuanya pernah atau bahkan sering mengatakan hal yang sama.
Mau tauu?.....ke tiganya mengatakan dalam obrolan atau diskusi yang tidak formal tetapi abis meeting. Jadi hampir menjadi semacam curhat.
BUSINESS OWNER I
SKENARIO MEMANG MESTI DIBUAT - BUSINESS PLAN NOT ALWAYS DOCUMENTED
Business Owner I bilang...."sebetulnya ngapain saya repot-repot investasi sekian milyar kalu cuma bikin rugi aja, bagus uangnya saya deposito'kan saya ongkang-ongkang kaki santai bisa dapat bunga tanpa stress. Saya ngga perlu menggaji Anda semua, saya tidak stress dan Anda juga bisa kerja di tempat lain yang mungkin ga pake dimarah-marahin dan bikin stress juga. Tapi kan ga begitu, saya ini kan businessman."
"oh yaaa?....ga terlalu terkejut buat saya karena ya saya tahu beliau adalah orang kaya beneran, secara matematika omongannya bener 120%. ada bunga 20% karena waktu itu bunga deposito lagi tinggi2nya...hehehe.....Saya bilang selanjutnya...sabar pak, kita akan terus tumbuh karena nyatanya memang demikian"....katanya lagi..."wah kamu kaya pendeta aja, saya disuruh sabar". Akhirnya dia ganti pemain2nya, tetapi sayangnya atau sengaja dibuat malahan hasil salesnya tidak lebih baik dan terus merugi. Alhasil sampai kepada titik final keputusan beliau....sell this business!....dan saya dengar dijual semua aset tangibel dan intangibel. Hasilnya luar biasa karena saya ikut membangun bisnis ini dari awal mencari lokasi tanah sampai berdirinya bangunan dan operasional beberapa tahun. Saya bilang luar biasa, karena sehabis menjual, beliau membangun pabrik lainnya lagi dan memang membangun di core competence-nya beliau.
Ada 3 hal disini :
1. dibangun komunikasi yang sangat baik dan sekaligus manusiawi dan logik, bahwa harusnya saya sudah punya uang, ga perlu capek2 dan stress dan apalagi sampai merugi.
2. Dibangun komunikasi yang juga baik dan logik dengan menunjukkan bahwa perusahaan rugi. Memang perusahaan rugi, sehingga menjadi alasan yang baik utk dinyatakan pailit.
3. Sebenarnya inilah real businessman dan risktaker...karena pada waktu membangun bisnis sudah mendapatkan asset brand yg ternyata laku mahal sehingga pada waktu menjual kontribusi asset intangibel jauh lebih tinggi. Jadi disadari bahwa kerja keras dari orang-orang yg bekerja padanya membangun merek, dinilai rugi karena performance financial yang negatif. kemudian terpaksa di PHK dengan membayar kewajiban yg sesuai tetapi sudah tidak banyak orang lagi karena sudah dikomunikasikan dengan baik kalau perusahaan ini rugi dan tidak kondusif lagi.
BUSINESS OWNER II
PROSES ORIENTED
Pebisnis ke2 yg mau saya ceritakan disini....hampir serupa yang dikatakan di akhir sebuah meeting rutin...."kok kita belum mencapai hasil seperti yang kita targetkan, buat apa target dibuat kalau tidak pernah dicapai, target2 ini kan dari Anda semua? Anda yang membuat bukan saya, saya hanya tinggal menyetujui atau tidak setuju saja".......selanjutnya....."saya kan sebetulnya tidak perlu repot-repot kerja begini, saya bisa santai mengerjakan yang lain, atau fokus di bisnis saya yang lain yang sudah maju dan mengerjakan yang lebih besar, saya tidak perlu bisnis ini karena saya sudah cukup, ini semua untuk Anda semua".....
Very nice statement...karena komunikasi yang dibangun adalah komunikasi publik ideal dan mulai mengarah ke level yang lebih tinggi dari sekedar cari uang karena sudah bertindak mensejahterakan orang banyak dan berguna untuk orang lain. kalau stage nya adalah 1-8, ini sudah level 6, walaupun masih banyak level 5 nya yaitu cari atau butuh uang.
Saya bilang...."Bapak detached saja, menikmati main golf sepanjang hari, sesuka Bapak, kapan waktunya, and enjoy your time dengan keluarga" serahkan bisnis ini pada kami, atau percayakan dan delegate.
Nyatanya beliau berusaha setengah mati belajar dan coaching untuk yang namanya bisa mempercayakan dan mendelegasikan business-nya. Dan tampaknya usaha ini tidak mudah dan memang sulit jalannya karena banyak hal yang masih "hands-on" oleh pebisnis owner ini. Dan hampir sama dengan pebisnis I, begitu seringnya ganti pemain, yang mungkin malahan menyulitkan kemajuan bisnis. Tetapi mungkin hal inilah yang disenanginya. Selain dari inilah passion-nya dari pebisnis tersebut, dan emotional touch yang turut bermain disini yaitu pride atau kebanggaan bahwa bisnis dan brand atau produk ini adalah beliau yang membangun. Jadi nanti di batu nisan bisa ditulis..." RIP : Seseorang yang mendedikasikan hidupnya untuk membangun bisnisnya yg sangat berguna bagi banyak orang"....karena produknya terkenal.
Ada beberapa hal dari pebisnis ini "
1. Proses oriented...menyenangi proses kerja dan mencintai proses, kurang pada result.
2. Idealisme yang baik dan untuk menjadi popular (populist) tetapi belum waktunya.
3. Emosi, feeling dan rasa memiliki yang tinggi. Pake hati, untuk pebisnis sering kali tidak perlu "hati"
BUSINESS OWNER III
PENGALAMAN PLUS NYALI
Pebisnis yang ketiga hampir sama yang dikatakan dan sama waktunya yaitu sehabis meeting dan curhat. Jadi pebisnis juga manusia, perlu teman cerita, perlu curhat. Yang jelas pebisnis ke3 sudah lebih berumur dari pebisnis pertama dan kedua. Yang beliau katakan adalah ....."sebenarnya saya tidak perlu melakukan lagi hal ini, saya bisa menikmati hidup saya, jalan-jalan dan tidak perlu capek-capek mengurusi ini itu. Istri saya sampai mengatakan bahwa saya ini cari gara-gara sendiri, bikin kerjaan yang bikin ga bisa tidur. Tetapi saya lakukan ini karena memang saya menyenangi pekerjaan ini memikir mencari solusi, dan saya bangun ini buat anak cucu saya...."
Beliau piawai dengan ilmu ilmu manajemen canggih dan tidak canggih alias konvensional dan feeling. karena pengalamannya yang kaya mengatur begitu banyak perusahaan di group usaha yang raksasa di republik ini.
Pengalaman beliau dipakai untuk membangun bisnis sekaligus untuk prove bahwa beliau mampu dan bisa membangun bisnis sendiri dan berhasil sama nantinya. Selain sering terganggu dengan ucapan temannya yang sangat berhasil di bisnis sendiri...jadi katanya "saya ini bodoh tetapi bisa membangun bisnis dan menjadi kaya sekali, kamu ini pintar dan bekerja sama orang, dan bisa kaya, tetapi bukan kaya sekali"....hahaha karena menurutnya ga mungkin orang profesional kerja bisa kaya kecuali pebisnis III ini.
Pebisnis ke3 ini menurut saya lebih realistis yaitu membangun bisnisnya untuk keluarganya. Jadi sering kali kita ditanya artinya loyal dan integritas, dan jawabannya sama seperti orang mengabdi ke negara, sampai dengan titik darah penghabisan saya dedikasikan waktu dan tenaga untuk perusahaan ini. omong kosong karena sebenarnya adalah butuh uang untuk dirinya dan keluarga. jadi loyalitas adalah untuk keluarga bukan untuk perusahaan. Itulah kenapa saya katakan lebih realistis karena cari uang untuk keluarga dan masih cari uang walaupun mungkin sudah cukup untuk bersenang menikmati hidup sampai akhir hayat. Sekaligus juga lebih sosial untuk menyampaikan idealismenya karena selalu dan sering mengatakan bahwa saya ingin membagi sebagian outlet ini untuk Anda yang bekerja, jadi nanti Anda tidak perlu bekerja lagi dengan orang lain.
kembali ada 3 hal yang saya ingin catat disini dari pebisnis ke 3 ini :
1. Realistis dalam mencapai tujuannya dan keinginannya sehingga tidak tampak stress dan realistis untuk menyerahkan atau delegate kepada profesional
2. Ada unsur semangat untuk proven kemampuan dan pengalamannya. Yes I can. dan demikian juga untuk orang yang bekerja pada beliau.
3. Cenderung bisa berhasil besar apabila pengalaman beliau ditunjang oleh passion yang sama dari anak2nya. karena bisnis ini untuk anak-anaknya.
Yang sangat jelas, ketiga pebisnis ini mengatakan hal-hal yang sama tetapi punya tujuan yang berbeda-beda. Hal-hal yang sama tersebut menunjukkan sisi-sisi humanisme dan kefrustasian seseorang pada saat kecewa atau belum mencapai hasil seperti yang diharapkan.
Sebagai orang tua atau bread winner kita juga sering mengatakan ke anak kita.....Papa ini kerja keras dari pagi sampai malam untuk kalian keluarga dan anak-anak papa yang papa sayangi.....Are you sure? check dech
Alih-alih mikir. ternyata sudah 3x saya ngalamin yang namanya kerja ama business owner langsung. Lucunya semuanya pernah atau bahkan sering mengatakan hal yang sama.
Mau tauu?.....ke tiganya mengatakan dalam obrolan atau diskusi yang tidak formal tetapi abis meeting. Jadi hampir menjadi semacam curhat.
BUSINESS OWNER I
SKENARIO MEMANG MESTI DIBUAT - BUSINESS PLAN NOT ALWAYS DOCUMENTED
Business Owner I bilang...."sebetulnya ngapain saya repot-repot investasi sekian milyar kalu cuma bikin rugi aja, bagus uangnya saya deposito'kan saya ongkang-ongkang kaki santai bisa dapat bunga tanpa stress. Saya ngga perlu menggaji Anda semua, saya tidak stress dan Anda juga bisa kerja di tempat lain yang mungkin ga pake dimarah-marahin dan bikin stress juga. Tapi kan ga begitu, saya ini kan businessman."
"oh yaaa?....ga terlalu terkejut buat saya karena ya saya tahu beliau adalah orang kaya beneran, secara matematika omongannya bener 120%. ada bunga 20% karena waktu itu bunga deposito lagi tinggi2nya...hehehe.....Saya bilang selanjutnya...sabar pak, kita akan terus tumbuh karena nyatanya memang demikian"....katanya lagi..."wah kamu kaya pendeta aja, saya disuruh sabar". Akhirnya dia ganti pemain2nya, tetapi sayangnya atau sengaja dibuat malahan hasil salesnya tidak lebih baik dan terus merugi. Alhasil sampai kepada titik final keputusan beliau....sell this business!....dan saya dengar dijual semua aset tangibel dan intangibel. Hasilnya luar biasa karena saya ikut membangun bisnis ini dari awal mencari lokasi tanah sampai berdirinya bangunan dan operasional beberapa tahun. Saya bilang luar biasa, karena sehabis menjual, beliau membangun pabrik lainnya lagi dan memang membangun di core competence-nya beliau.
Ada 3 hal disini :
1. dibangun komunikasi yang sangat baik dan sekaligus manusiawi dan logik, bahwa harusnya saya sudah punya uang, ga perlu capek2 dan stress dan apalagi sampai merugi.
2. Dibangun komunikasi yang juga baik dan logik dengan menunjukkan bahwa perusahaan rugi. Memang perusahaan rugi, sehingga menjadi alasan yang baik utk dinyatakan pailit.
3. Sebenarnya inilah real businessman dan risktaker...karena pada waktu membangun bisnis sudah mendapatkan asset brand yg ternyata laku mahal sehingga pada waktu menjual kontribusi asset intangibel jauh lebih tinggi. Jadi disadari bahwa kerja keras dari orang-orang yg bekerja padanya membangun merek, dinilai rugi karena performance financial yang negatif. kemudian terpaksa di PHK dengan membayar kewajiban yg sesuai tetapi sudah tidak banyak orang lagi karena sudah dikomunikasikan dengan baik kalau perusahaan ini rugi dan tidak kondusif lagi.
BUSINESS OWNER II
PROSES ORIENTED
Pebisnis ke2 yg mau saya ceritakan disini....hampir serupa yang dikatakan di akhir sebuah meeting rutin...."kok kita belum mencapai hasil seperti yang kita targetkan, buat apa target dibuat kalau tidak pernah dicapai, target2 ini kan dari Anda semua? Anda yang membuat bukan saya, saya hanya tinggal menyetujui atau tidak setuju saja".......selanjutnya....."saya kan sebetulnya tidak perlu repot-repot kerja begini, saya bisa santai mengerjakan yang lain, atau fokus di bisnis saya yang lain yang sudah maju dan mengerjakan yang lebih besar, saya tidak perlu bisnis ini karena saya sudah cukup, ini semua untuk Anda semua".....
Very nice statement...karena komunikasi yang dibangun adalah komunikasi publik ideal dan mulai mengarah ke level yang lebih tinggi dari sekedar cari uang karena sudah bertindak mensejahterakan orang banyak dan berguna untuk orang lain. kalau stage nya adalah 1-8, ini sudah level 6, walaupun masih banyak level 5 nya yaitu cari atau butuh uang.
Saya bilang...."Bapak detached saja, menikmati main golf sepanjang hari, sesuka Bapak, kapan waktunya, and enjoy your time dengan keluarga" serahkan bisnis ini pada kami, atau percayakan dan delegate.
Nyatanya beliau berusaha setengah mati belajar dan coaching untuk yang namanya bisa mempercayakan dan mendelegasikan business-nya. Dan tampaknya usaha ini tidak mudah dan memang sulit jalannya karena banyak hal yang masih "hands-on" oleh pebisnis owner ini. Dan hampir sama dengan pebisnis I, begitu seringnya ganti pemain, yang mungkin malahan menyulitkan kemajuan bisnis. Tetapi mungkin hal inilah yang disenanginya. Selain dari inilah passion-nya dari pebisnis tersebut, dan emotional touch yang turut bermain disini yaitu pride atau kebanggaan bahwa bisnis dan brand atau produk ini adalah beliau yang membangun. Jadi nanti di batu nisan bisa ditulis..." RIP : Seseorang yang mendedikasikan hidupnya untuk membangun bisnisnya yg sangat berguna bagi banyak orang"....karena produknya terkenal.
Ada beberapa hal dari pebisnis ini "
1. Proses oriented...menyenangi proses kerja dan mencintai proses, kurang pada result.
2. Idealisme yang baik dan untuk menjadi popular (populist) tetapi belum waktunya.
3. Emosi, feeling dan rasa memiliki yang tinggi. Pake hati, untuk pebisnis sering kali tidak perlu "hati"
BUSINESS OWNER III
PENGALAMAN PLUS NYALI
Pebisnis yang ketiga hampir sama yang dikatakan dan sama waktunya yaitu sehabis meeting dan curhat. Jadi pebisnis juga manusia, perlu teman cerita, perlu curhat. Yang jelas pebisnis ke3 sudah lebih berumur dari pebisnis pertama dan kedua. Yang beliau katakan adalah ....."sebenarnya saya tidak perlu melakukan lagi hal ini, saya bisa menikmati hidup saya, jalan-jalan dan tidak perlu capek-capek mengurusi ini itu. Istri saya sampai mengatakan bahwa saya ini cari gara-gara sendiri, bikin kerjaan yang bikin ga bisa tidur. Tetapi saya lakukan ini karena memang saya menyenangi pekerjaan ini memikir mencari solusi, dan saya bangun ini buat anak cucu saya...."
Beliau piawai dengan ilmu ilmu manajemen canggih dan tidak canggih alias konvensional dan feeling. karena pengalamannya yang kaya mengatur begitu banyak perusahaan di group usaha yang raksasa di republik ini.
Pengalaman beliau dipakai untuk membangun bisnis sekaligus untuk prove bahwa beliau mampu dan bisa membangun bisnis sendiri dan berhasil sama nantinya. Selain sering terganggu dengan ucapan temannya yang sangat berhasil di bisnis sendiri...jadi katanya "saya ini bodoh tetapi bisa membangun bisnis dan menjadi kaya sekali, kamu ini pintar dan bekerja sama orang, dan bisa kaya, tetapi bukan kaya sekali"....hahaha karena menurutnya ga mungkin orang profesional kerja bisa kaya kecuali pebisnis III ini.
Pebisnis ke3 ini menurut saya lebih realistis yaitu membangun bisnisnya untuk keluarganya. Jadi sering kali kita ditanya artinya loyal dan integritas, dan jawabannya sama seperti orang mengabdi ke negara, sampai dengan titik darah penghabisan saya dedikasikan waktu dan tenaga untuk perusahaan ini. omong kosong karena sebenarnya adalah butuh uang untuk dirinya dan keluarga. jadi loyalitas adalah untuk keluarga bukan untuk perusahaan. Itulah kenapa saya katakan lebih realistis karena cari uang untuk keluarga dan masih cari uang walaupun mungkin sudah cukup untuk bersenang menikmati hidup sampai akhir hayat. Sekaligus juga lebih sosial untuk menyampaikan idealismenya karena selalu dan sering mengatakan bahwa saya ingin membagi sebagian outlet ini untuk Anda yang bekerja, jadi nanti Anda tidak perlu bekerja lagi dengan orang lain.
kembali ada 3 hal yang saya ingin catat disini dari pebisnis ke 3 ini :
1. Realistis dalam mencapai tujuannya dan keinginannya sehingga tidak tampak stress dan realistis untuk menyerahkan atau delegate kepada profesional
2. Ada unsur semangat untuk proven kemampuan dan pengalamannya. Yes I can. dan demikian juga untuk orang yang bekerja pada beliau.
3. Cenderung bisa berhasil besar apabila pengalaman beliau ditunjang oleh passion yang sama dari anak2nya. karena bisnis ini untuk anak-anaknya.
Yang sangat jelas, ketiga pebisnis ini mengatakan hal-hal yang sama tetapi punya tujuan yang berbeda-beda. Hal-hal yang sama tersebut menunjukkan sisi-sisi humanisme dan kefrustasian seseorang pada saat kecewa atau belum mencapai hasil seperti yang diharapkan.
Sebagai orang tua atau bread winner kita juga sering mengatakan ke anak kita.....Papa ini kerja keras dari pagi sampai malam untuk kalian keluarga dan anak-anak papa yang papa sayangi.....Are you sure? check dech
Minggu, 01 Mei 2011
DIAM
Kalau diam itu ternyata dalam keadaan tertentu sangat baik...ya laku'in aja. Malahan hemat energi kaya lampu ama iklan PLN aja...hemat energi.
Kadang kala kita dipaksa untuk mengikuti keadaan yang sebenarnya kita sudah tau kita harus kesana. Iya, udah tau kalu diam itu bisa lebih baik. dikasih mulut sich iya untuk ngomong, coba stop bicara apalagi mencela, coba bicara untuk memuji muji walaupun itu memuakan kalu terus menerus. Ya puji yang bener lah. ngga juga melebih-lebihkan, kalu cantik ya bilang cantik, kalu manis ya bilang teh nya manis. Kalu baik melakukan sesuatu walaupun hasilnya bukan sesuatu yang fantastis, ya katakanlah baik.
Sampai kapan diam?? Ambil nafas panjang, hembuskan panjang lebar biar luas. Pikir positifnya dan renungkan sejenak. ga perlu complicated banget, kalau perlu pergilah beli ice cream biar hati sejuk dan tenang setenang ice di kutub utara. tapi sehangat matahari pagi ..hatinya.
Kalau ini sudah kita dapatkan, pasti diam itu berakhir. Tetap tidak lupa untuk hal-hal positif di depan dan ke depan. Ga rugi kan. Ada waktunya kita dapatkan yang kita mau, dan ini bagian dari memperjuangkan yang kita mau.
Kadang kala kita dipaksa untuk mengikuti keadaan yang sebenarnya kita sudah tau kita harus kesana. Iya, udah tau kalu diam itu bisa lebih baik. dikasih mulut sich iya untuk ngomong, coba stop bicara apalagi mencela, coba bicara untuk memuji muji walaupun itu memuakan kalu terus menerus. Ya puji yang bener lah. ngga juga melebih-lebihkan, kalu cantik ya bilang cantik, kalu manis ya bilang teh nya manis. Kalu baik melakukan sesuatu walaupun hasilnya bukan sesuatu yang fantastis, ya katakanlah baik.
Sampai kapan diam?? Ambil nafas panjang, hembuskan panjang lebar biar luas. Pikir positifnya dan renungkan sejenak. ga perlu complicated banget, kalau perlu pergilah beli ice cream biar hati sejuk dan tenang setenang ice di kutub utara. tapi sehangat matahari pagi ..hatinya.
Kalau ini sudah kita dapatkan, pasti diam itu berakhir. Tetap tidak lupa untuk hal-hal positif di depan dan ke depan. Ga rugi kan. Ada waktunya kita dapatkan yang kita mau, dan ini bagian dari memperjuangkan yang kita mau.
Sabtu, 30 April 2011
Life as a house
Film bagus banget, menyentuh banget. Cerita seseorang yang mendedikasi kan hidupnya....apa ya tepatnya, seseorang yang menyerahkan hidupnya sepenuhnya ...with wholehearted ..untuk hidup itu sendiri. Kalau ada diluar film seperti ini...pengen banget ketemu ama orangnya....Luar biasa.
Batu karang yang teguh....rumah kokoh yang berdiri diatas batu karang dipinggir laut....just make a wish and dream.....will come true?
Kalau dibanding'in ama cerita film itu, jauuuuh banget. tapi kata-kata dari Life as a house itu sendiri membuat mikir..".benerrr juga ya...:". Kalau rumah kan kadang ada bocor-bocor nya waktu ujan, kadang saluran2 air mampet atau bocor juga ledeng ama kran. Ada bersih-bersih mulus atau dinding dengan lukisan yang sempurna seperti indahnya hidup. Ada dingin karena AC dan ada hangat matahari pagi menerobos masuk....saat2 yg ditunggu-tunggu minggu pagi cerah. Ada pohon2 mangga yang lagi berbuah lebat....sayang aja buahnya ga manis. Jadi rebutan ama codot-codot atau musang (seneng juga ya ama buah2an mangga). Itulah hidup seperti sebuah rumah. So berusaha selalu memperbaiki itu rumah dikala ada kebocoran, tersenyum dikala makan malam tersaji enak....sambil terus mengucap syukur. Dan jangan sekali-kali buang kotoran dirumah sendiri.
Batu karang yang teguh....rumah kokoh yang berdiri diatas batu karang dipinggir laut....just make a wish and dream.....will come true?
Kalau dibanding'in ama cerita film itu, jauuuuh banget. tapi kata-kata dari Life as a house itu sendiri membuat mikir..".benerrr juga ya...:". Kalau rumah kan kadang ada bocor-bocor nya waktu ujan, kadang saluran2 air mampet atau bocor juga ledeng ama kran. Ada bersih-bersih mulus atau dinding dengan lukisan yang sempurna seperti indahnya hidup. Ada dingin karena AC dan ada hangat matahari pagi menerobos masuk....saat2 yg ditunggu-tunggu minggu pagi cerah. Ada pohon2 mangga yang lagi berbuah lebat....sayang aja buahnya ga manis. Jadi rebutan ama codot-codot atau musang (seneng juga ya ama buah2an mangga). Itulah hidup seperti sebuah rumah. So berusaha selalu memperbaiki itu rumah dikala ada kebocoran, tersenyum dikala makan malam tersaji enak....sambil terus mengucap syukur. Dan jangan sekali-kali buang kotoran dirumah sendiri.
Jumat, 29 April 2011
Kawin Lagi
Jum’at pagi….aji gile maceet banget untuk jarak yang biasa dijalanin 30 menit, khusus hari ini perlu 2.5 jam…abis-abisan dech tuch waktu dijalanan aja.
Ga efektif banget…apa ya yang diperlu’in supaya Jakarta ga macet. kemana mau jalan ya disitulah ada kemacetan. Apakah macet juga harus menjadi sahabat kehidupan?
Akhirnya mikir..ga bisa begini nich…harus quick action, turun dari metromini yg udah moda angkutan ke 4 pagi itu pindah-pindah, sekarang yang dituju, warteg enak depan pasar mede cilandak, nyarap dulu supaya pikiran cerah dan tenang.
Lanjut perjalanan, udah dech ga usah mikir, panggil ..Ojeeeeek…ga sangka, again bapak2 udah berumur 60 tahunan pengakuannya. Saya sapa…rapih banget pak, karena Jum’at dia pake batik…serasa trendnya pekerja kantoran yang pake batik mesti jum’at (apa yang bikin Jum’at jadi banyak yang pake batik yaa?).
Perlente lah si Bapak tukang ojek ini. Karena rapih berbatik begitu saya jadi tertarik untuk nanya2 lebih banyak….ternyata si Bapak mencoba tetap bergaya mudah-mudahan jujur, bahwa dia istrinya 4…..wadoooh….semuanya dia bilang saling tau dan anak2nya kompak, hanya satu yang sudah almarhumah, katanya karena ga kuat…ga kuat kenapa kurang jelas. Saya tanya, pak…saya masih muda istri satu aja ga abis….dia bilang, saya tetap sehat walaupun kerja keras malam masih jaga malam lagi untuk kejar rezeki….wah hebat banget saya bilang…iya malahan sekarang disuruh kawin lagi ama istrinya yang ke4. ….busyeet. Saya curiga tapi saya bilang bapak kuat kali, jadi istri2 bapak pada ga kuat. Menurut beliau biasa2 aja, apalagi harus kerja jaga malam. Terus modal nya apa pak kok bisa 4 istri….dia mikir sebentar sambil tetep ngegas motor….”saya cuma punya satu pak…jujur”……”…mau kawin pun saya bilang apa adanya …jujur minta ijin”.
Jujur sich jelas sahabat kehidupan, tapi kawin lagi kawin lagi….jujur saya ngga tau dech.
Ga efektif banget…apa ya yang diperlu’in supaya Jakarta ga macet. kemana mau jalan ya disitulah ada kemacetan. Apakah macet juga harus menjadi sahabat kehidupan?
Akhirnya mikir..ga bisa begini nich…harus quick action, turun dari metromini yg udah moda angkutan ke 4 pagi itu pindah-pindah, sekarang yang dituju, warteg enak depan pasar mede cilandak, nyarap dulu supaya pikiran cerah dan tenang.
Lanjut perjalanan, udah dech ga usah mikir, panggil ..Ojeeeeek…ga sangka, again bapak2 udah berumur 60 tahunan pengakuannya. Saya sapa…rapih banget pak, karena Jum’at dia pake batik…serasa trendnya pekerja kantoran yang pake batik mesti jum’at (apa yang bikin Jum’at jadi banyak yang pake batik yaa?).
Perlente lah si Bapak tukang ojek ini. Karena rapih berbatik begitu saya jadi tertarik untuk nanya2 lebih banyak….ternyata si Bapak mencoba tetap bergaya mudah-mudahan jujur, bahwa dia istrinya 4…..wadoooh….semuanya dia bilang saling tau dan anak2nya kompak, hanya satu yang sudah almarhumah, katanya karena ga kuat…ga kuat kenapa kurang jelas. Saya tanya, pak…saya masih muda istri satu aja ga abis….dia bilang, saya tetap sehat walaupun kerja keras malam masih jaga malam lagi untuk kejar rezeki….wah hebat banget saya bilang…iya malahan sekarang disuruh kawin lagi ama istrinya yang ke4. ….busyeet. Saya curiga tapi saya bilang bapak kuat kali, jadi istri2 bapak pada ga kuat. Menurut beliau biasa2 aja, apalagi harus kerja jaga malam. Terus modal nya apa pak kok bisa 4 istri….dia mikir sebentar sambil tetep ngegas motor….”saya cuma punya satu pak…jujur”……”…mau kawin pun saya bilang apa adanya …jujur minta ijin”.
Jujur sich jelas sahabat kehidupan, tapi kawin lagi kawin lagi….jujur saya ngga tau dech.
Minggu, 30 Januari 2011
Liburan Panjang
Sebulan kurang satu hari Januari 2011 berlalu, selanjutnya harus lebih sukses.
Judul manies di salah satu halaman Kompas mengenai resolusi di tahun 2011 khususnya buat anak-anak muda, soalnya kolom tulisannya adanya di lembar mudaers...berarti bacaan buat anak muda atau paling ngga yang merasa muda lah.
So..saya masih merasa muda dan menurut saya harus terus merasa semangat muda untuk nerus'in perjuangan hidup.
Pagi hari minggu yang cukup asyik mataharinya ga terlalu panas, angin sepoi-sepoi ngelewatin pintu depan rumah ama mengalir masuk dari pintu samping rumah, terus ke belakang, memang dari dulu rumah udah saya rancang supaya mengalir udara segar ke belakang naik ke atas keluar, jadi sirkulasinya mantap dan harusnya jadi rumah yang sehat...rasanya itu udah tercapai sesuai keinginan. dtambah lagi bersih. Satu hal pe er yg harus segera selesai, membuat rapih dari buku-buku.
Inget buku, banyak pe er alias buku yang harus dibaca. Sekarang harusnya punya kemewahan waktu untuk membaca buku yang berguna buat kerjaan dan investasi buat masa depan. Banyak gunanya itu yang ga bisa disangkal. Jadi baca buku sambil buat rangkumannya melalui power point atau keynote. Harusnya jadi pe er yang menyenangkan. emang sich, satu hal harus fokus dan konsentrasi untuk membaca ama buat rangkumannya dalam waktu yang ngga pake ketunda-tunda. Lets go you can do it. Janji abis nulis microsite ini untuk baca selagi situasi mendukung alias home alone.
Buku dan CD ternyata banyak banget, banyak yang belum dibaca juga dan banyak music yang easy listening and nice. Harus dirapihin lagi supaya mudah dinikmati. Kalau mudah dinikmati harusnya mulai dari mudah dicari, mudah di-play. akhirnya loe juga yang enjoy.
ini kenapa sich my computer..kok ga nice untuk dipake kerja...ayo dong ikutan mendukung.
oke next...berpikir-berpikir terus untuk membuat list things to do sedetail-detailnya.
ternyata juga udah banyak salah satunya adalah mission 21 yang tadinya mission 14, artinya misi dalam 21 hari kalendar atau 14 hari kalendar udah mesti dikerja'in. abis ini harus direview. tapi berdasarkan ingatan (ga boleh ya, semua harus pake data..nanti abis baca sempatkan untuk review, mumpung hari minggu)...oke balik berdasarkan ingatan. udah banyak juga yang dikerjakan. Ke kelapa gading untuk job sudah dilakukan, pengembangan bisnis klapertart sudah mulai dilakukan tapi belum selesai. Pengembangan bisnis martabak holland, sepertinya terkendala tapi masih bisa dilanjutkan lagi. ayo action action.... Ada 20 item yang mesti dikerjakan dalam 21 hari dari tanggal 9 Januari 2011, jadi pas hari ini harus direview. hasilnya hanya 9 item yang terlaksana dan selesai, beberapa item besar sudah mulai tetapi belum selesai dan masih proses. Yang mana? memang ini perlu proses (permisive) karena proses nya perlu diskusi panjang lebar yaitu martabak holland, pengembangan klapertart. hal lain saya anggap kecil yaitu baca buku dan buat bahan presentasinya. Ternyata bukan hal kecil, karena ngga kelar-kelar. Jadi harus dipaksa hari ini selesai 1 buku ngga mau tau!!
Jadi hasilnya kurang dari 50% yang selesai. Terlalu banyakkah 20 item tersebut? Apakah realistis untuk menyelesaikan 20 items tersebut? Apakah dalam perjalanan waktu ada tambahan job-job lainnya?
Terlalu banyak mungkin iya, jadi saya akan kurangi. Realistis, ya pastinya tidak realistis karena kesimpulannya saya kurangi. Berarti tinggal 11 item yang harus diselesaikan plus tambahan-tambahan job yang ternyata tidak mengurangi konsumsi kemewahan waktu yang ada.
Apa sich tambahan-tambahan job tadi? anterin bapak ke kampus hari rabu atau mungkin malahan nanti setiap rabu ternyata makan waktu seharian. insight-nya ada ngga ya? selain perhatian dengan orang tua dan sharing dengerin cerita-ceritanya mungkin menyenangkan buat Orangtua dan kita sendiri, di kampus, wow ternyata big market ya...besar banget kampus Untar. Memberikan pandangan lain situasi kampus saat ini. Ada hasilnya juga selain dari pembenaran juga pergi antar...hehehe...
Sempat ke Pancoran kota sebelum periode imlek, harusnya so nice kalu bisa diabadikan pake kamera, sayang ga bawa kamera alias ga punya juga yang bagus. Ntar beli ya, sayang juga yang dulu ilang karena maling. Tambahan lain, ada panggil rotorooter si profesional untuk urusan plumber dan wc wc. Ini hal menarik juga untuk dipelajari. Ketemu Alpin, ketemu Johan, ketemu Kanaya, Ketemu Metro TV, ketemu Fera untuk Imedeen, ketemu Rene untuk FoodBank, ketemu pak Kris untuk warung rakyat, udah tau trafficnya KRL Bintaro, traffic nya Feeder Bus Bintaro, udah ngerasa'in great corolla lagi. Udah tau Tian Liong seperti apa, Pancoran sekarang seperti apa, udah lebih banyak tau busway seperti apa. udah tau kalau dari grogol ke lebak bulus ada transjakarta. udah tau gimana caranya ke kelapa gading lebih murah (belum tentu lebih efektif), udah ke ciputat lebih sering, udah tau around bintaro ada apa aja, udah tau ada sambal tumpang di btc bintaro, ada ikan mas pindang asli betawi di bintaro, mesti nya banyak hal lain yang udah bisa tambah pengetahuan. Jangan jadi pembenaran dari ketidak berhasilan misi 21. Ups masih ada lagi "keberhasilan" lainnya, benahin tanaman depan rumah dengan media tanam dan pupuk jadi lebih hijau, tanaman lebih semangat ijo-nya, juga bisa mecah beberapa tanaman jadi di pot baru (14 pot baru...lumayan), nge cat pagar, ini juga lumayan hemat ongkos tukang hasilnya pagar jadi bagus.
ke - interupt sama ada fenomena halo matahari ...bukan fenomena kartu halo ya. kejadian istimewa yang entah apa juga saya ngga ngeh kenapa bisa begitu ya, ada lingkaran merah. barangkali juga kejadian biasa buat alam, luar biasa buat manusia yang ga pernah mau tau keindahan alam atau berkat dari alam.
Lanjut.
Dalam perjalanan waktu liburan panjang, ternyata banyak juga hal yang didapat termasuk plan baru ; renovasi rumah, ada pekerjaan tambahan untuk survey material, konstruksi, ama ngitung. Bersyukur dibekali pengetahuan untuk hal ini. Ilmu bercocok tanam ternyata juga kepake untuk benahi lagi taman atau tanaman di depan rumah maupun plan untuk dibelakang rumah. betulin bagian-bagian rumah yang lainnya ternyata banyak hal yang perlu dicatat untuk tidak lupa dilakukan. So kesimpulannya misi 21 gagal, dievaluasi untuk dilakukan dengan hal-hal yang lebih realistis, mulai dan teruskan lagi. Nulis juga harus dimulai baik itu buat buku maupun blog ini.
Inilah hasil dari liburan panjang yang pernah saya alami. Maksudnya bukan liburan panjang yang direncanakan, tapi ini sama sekali tidak terbayangkan untuk mendapatkan berkah ini, kemewahan waktu, perubahan rutinitas termasuk fokus untuk hal tertentu sekaligus terlena untuk hal lainnya. Perjalanan menuju Quality of Life. Jalan terus, evaluasi terus, tegur keras diri sendiri.
Judul manies di salah satu halaman Kompas mengenai resolusi di tahun 2011 khususnya buat anak-anak muda, soalnya kolom tulisannya adanya di lembar mudaers...berarti bacaan buat anak muda atau paling ngga yang merasa muda lah.
So..saya masih merasa muda dan menurut saya harus terus merasa semangat muda untuk nerus'in perjuangan hidup.
Pagi hari minggu yang cukup asyik mataharinya ga terlalu panas, angin sepoi-sepoi ngelewatin pintu depan rumah ama mengalir masuk dari pintu samping rumah, terus ke belakang, memang dari dulu rumah udah saya rancang supaya mengalir udara segar ke belakang naik ke atas keluar, jadi sirkulasinya mantap dan harusnya jadi rumah yang sehat...rasanya itu udah tercapai sesuai keinginan. dtambah lagi bersih. Satu hal pe er yg harus segera selesai, membuat rapih dari buku-buku.
Inget buku, banyak pe er alias buku yang harus dibaca. Sekarang harusnya punya kemewahan waktu untuk membaca buku yang berguna buat kerjaan dan investasi buat masa depan. Banyak gunanya itu yang ga bisa disangkal. Jadi baca buku sambil buat rangkumannya melalui power point atau keynote. Harusnya jadi pe er yang menyenangkan. emang sich, satu hal harus fokus dan konsentrasi untuk membaca ama buat rangkumannya dalam waktu yang ngga pake ketunda-tunda. Lets go you can do it. Janji abis nulis microsite ini untuk baca selagi situasi mendukung alias home alone.
Buku dan CD ternyata banyak banget, banyak yang belum dibaca juga dan banyak music yang easy listening and nice. Harus dirapihin lagi supaya mudah dinikmati. Kalau mudah dinikmati harusnya mulai dari mudah dicari, mudah di-play. akhirnya loe juga yang enjoy.
ini kenapa sich my computer..kok ga nice untuk dipake kerja...ayo dong ikutan mendukung.
oke next...berpikir-berpikir terus untuk membuat list things to do sedetail-detailnya.
ternyata juga udah banyak salah satunya adalah mission 21 yang tadinya mission 14, artinya misi dalam 21 hari kalendar atau 14 hari kalendar udah mesti dikerja'in. abis ini harus direview. tapi berdasarkan ingatan (ga boleh ya, semua harus pake data..nanti abis baca sempatkan untuk review, mumpung hari minggu)...oke balik berdasarkan ingatan. udah banyak juga yang dikerjakan. Ke kelapa gading untuk job sudah dilakukan, pengembangan bisnis klapertart sudah mulai dilakukan tapi belum selesai. Pengembangan bisnis martabak holland, sepertinya terkendala tapi masih bisa dilanjutkan lagi. ayo action action.... Ada 20 item yang mesti dikerjakan dalam 21 hari dari tanggal 9 Januari 2011, jadi pas hari ini harus direview. hasilnya hanya 9 item yang terlaksana dan selesai, beberapa item besar sudah mulai tetapi belum selesai dan masih proses. Yang mana? memang ini perlu proses (permisive) karena proses nya perlu diskusi panjang lebar yaitu martabak holland, pengembangan klapertart. hal lain saya anggap kecil yaitu baca buku dan buat bahan presentasinya. Ternyata bukan hal kecil, karena ngga kelar-kelar. Jadi harus dipaksa hari ini selesai 1 buku ngga mau tau!!
Jadi hasilnya kurang dari 50% yang selesai. Terlalu banyakkah 20 item tersebut? Apakah realistis untuk menyelesaikan 20 items tersebut? Apakah dalam perjalanan waktu ada tambahan job-job lainnya?
Terlalu banyak mungkin iya, jadi saya akan kurangi. Realistis, ya pastinya tidak realistis karena kesimpulannya saya kurangi. Berarti tinggal 11 item yang harus diselesaikan plus tambahan-tambahan job yang ternyata tidak mengurangi konsumsi kemewahan waktu yang ada.
Apa sich tambahan-tambahan job tadi? anterin bapak ke kampus hari rabu atau mungkin malahan nanti setiap rabu ternyata makan waktu seharian. insight-nya ada ngga ya? selain perhatian dengan orang tua dan sharing dengerin cerita-ceritanya mungkin menyenangkan buat Orangtua dan kita sendiri, di kampus, wow ternyata big market ya...besar banget kampus Untar. Memberikan pandangan lain situasi kampus saat ini. Ada hasilnya juga selain dari pembenaran juga pergi antar...hehehe...
Sempat ke Pancoran kota sebelum periode imlek, harusnya so nice kalu bisa diabadikan pake kamera, sayang ga bawa kamera alias ga punya juga yang bagus. Ntar beli ya, sayang juga yang dulu ilang karena maling. Tambahan lain, ada panggil rotorooter si profesional untuk urusan plumber dan wc wc. Ini hal menarik juga untuk dipelajari. Ketemu Alpin, ketemu Johan, ketemu Kanaya, Ketemu Metro TV, ketemu Fera untuk Imedeen, ketemu Rene untuk FoodBank, ketemu pak Kris untuk warung rakyat, udah tau trafficnya KRL Bintaro, traffic nya Feeder Bus Bintaro, udah ngerasa'in great corolla lagi. Udah tau Tian Liong seperti apa, Pancoran sekarang seperti apa, udah lebih banyak tau busway seperti apa. udah tau kalau dari grogol ke lebak bulus ada transjakarta. udah tau gimana caranya ke kelapa gading lebih murah (belum tentu lebih efektif), udah ke ciputat lebih sering, udah tau around bintaro ada apa aja, udah tau ada sambal tumpang di btc bintaro, ada ikan mas pindang asli betawi di bintaro, mesti nya banyak hal lain yang udah bisa tambah pengetahuan. Jangan jadi pembenaran dari ketidak berhasilan misi 21. Ups masih ada lagi "keberhasilan" lainnya, benahin tanaman depan rumah dengan media tanam dan pupuk jadi lebih hijau, tanaman lebih semangat ijo-nya, juga bisa mecah beberapa tanaman jadi di pot baru (14 pot baru...lumayan), nge cat pagar, ini juga lumayan hemat ongkos tukang hasilnya pagar jadi bagus.
ke - interupt sama ada fenomena halo matahari ...bukan fenomena kartu halo ya. kejadian istimewa yang entah apa juga saya ngga ngeh kenapa bisa begitu ya, ada lingkaran merah. barangkali juga kejadian biasa buat alam, luar biasa buat manusia yang ga pernah mau tau keindahan alam atau berkat dari alam.
Lanjut.
Dalam perjalanan waktu liburan panjang, ternyata banyak juga hal yang didapat termasuk plan baru ; renovasi rumah, ada pekerjaan tambahan untuk survey material, konstruksi, ama ngitung. Bersyukur dibekali pengetahuan untuk hal ini. Ilmu bercocok tanam ternyata juga kepake untuk benahi lagi taman atau tanaman di depan rumah maupun plan untuk dibelakang rumah. betulin bagian-bagian rumah yang lainnya ternyata banyak hal yang perlu dicatat untuk tidak lupa dilakukan. So kesimpulannya misi 21 gagal, dievaluasi untuk dilakukan dengan hal-hal yang lebih realistis, mulai dan teruskan lagi. Nulis juga harus dimulai baik itu buat buku maupun blog ini.
Inilah hasil dari liburan panjang yang pernah saya alami. Maksudnya bukan liburan panjang yang direncanakan, tapi ini sama sekali tidak terbayangkan untuk mendapatkan berkah ini, kemewahan waktu, perubahan rutinitas termasuk fokus untuk hal tertentu sekaligus terlena untuk hal lainnya. Perjalanan menuju Quality of Life. Jalan terus, evaluasi terus, tegur keras diri sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)